Bisnis UKM – Siliwangi Bolu Kukus https://siliwangibolukukus.com Oleh-Oleh Bumi Pasundan Tue, 10 Nov 2020 04:40:06 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.5.7 Bisnis Tas yang Terbuat dari Daun Pandan https://siliwangibolukukus.com/2020/11/10/bisnis-tas-yang-terbuat-dari-daun-pandan/ Tue, 10 Nov 2020 04:40:06 +0000 https://siliwangibolukukus.com/?p=21489 Daun pandan tidak hanya digunakan untuk penyedap makanan saja tapi juga bisa dikreasikan menjadi kerajinan tangan seperti tas cantik. Nah, daun-daun pandan ini bisa menjadi produk bernilai tinggi. Ada tas wanita ukuran besar maupun kecil, ada juga dompet dan lainnya. Semuanya dianyam sedemikian rupa hingga bercorak warna-warni, menarik bagi mata yang memandang.

Bahan utamanya adalah daun pandan yang diambil dari pegunungan, bukan yang dari daerah pesisir. Pemilihan ini tentu saja berdasarkan kualitas dan kekuatannya. Di beberapa daerah seperti di Kebumen, Jawa Tengah, daun pandan begitu melimpah. Setelah jadi, tas daun pandan bisa dihargai Rp 20 ribu (dompet) dan bisa Rp 200 ribu (tas cewek) per produknya.

Ucok, salah seorang yang jadi perajin tas daun pandan ini menceritakan bahwa dalam sebulan ia mampu memproduksi hingga 900 produk. Jika dikira-kira, berarti ia mampu meraih omzet hingga Rp 30 juta per bulan. Bukan angka yang sedikit. Meski baru berjalan selama 2 tahun, produknya sudah merambah kota Jakarta dan Surabaya. Pemesanan pun terus bertambah dan mulai merambah ke kota-kota lainnya.

Lalu bagaimana caranya membuat tas daun pandan? Jelas ada tahapannya, pertama adalah dengan membersihkan daun pandan dan kemudian membuang duri-durinya. Daun tersebut kemudian dipotong sesuai ukuran anyaman, antara 1 – 3 cm. Dilanjut direbus selama 30 menit untuk menghilangkan getah daunnya. Daun pandan lalu dikeringkan di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari.

Setelah dijemur angin-angin selama enam jam, daun-daun tersebut direndam kembali di dalam air biasa selama kurang lebih empat jam. Kemudian dijemur kembali di bawah terik matahari sampai berwarna keputihan. Akhirnya daun pandan siap diwarnai, pengeringan, dan daun pandan sudah siap untuk dianyam. Mau?[] ]]> Bisnis Keripik Pisang dengan Modal 20 Ribu https://siliwangibolukukus.com/2020/10/26/bisnis-keripik-pisang-dengan-modal-20-ribu/ Mon, 26 Oct 2020 02:47:45 +0000 https://siliwangibolukukus.com/?p=19280 Evyanty sudah terjun ke bisnis keripik pisang pada awal tahun 2016 setelah lama berprofesi sebagai tukang jahit. Pada saat itu, modal pertamanya hanyalah Rp20.000 yang didapat dari hasil keuntungan jasa menjahit. Modal itu dibuat satu loyang cake pandan yang dititipkan ke warung kopi dengan naik sepeda satu jam dari rumah.

“Keuntungannya diputar kembali sambil menabung di pelatihan Inkubator Bisnis UKM,” cerita Evy. Di pelatihan Inkubator Bisnis UKM, ia belajar tentang cara membuat keripik pisang. Dari sinilah ia memulai bisnisnya sedikit demi sedikit hingga berhasil mendirikan CV. Benazqa Cipta Kreasi.

Dua produk andalannya adalah Keripik Pisang Benza dan Minuman Leci Rumput Laut. Omzet per bulannya saat ini adalah 3-4 juta rupiah. “Sekarang saya sudah mampu membeli sepeda motor dan tablet untuk menunjang usaha.” Inilah bukti bahwa hidup memang seperti roda.

Jika ia dulu berada di bawah, sekarang sudah mulai naik dan semoga bisa berada di puncak. Jika ia dulu harus ditinggal oleh suami dan terpaksa menitipkan anak-anaknya ke panti asuhan, sekarang ia sudah menikmati hasil kerja kerasnya. Anak pertamanya menjadi dosen di Garut dan anak kedua/ketiganya menjadi chef di Pontianak.

Jika ia dulu hanya bisa menulis merek Benza dengan pulpen di atas kertas lalu diperbanyak dengan cara difotokopi, sekarang dalam tiga hari ia telah mampu memproduksi 35-40 kg keripik pisang bersama ketiga anak lainnya. Menjelang lebaran, ia bisa memproduksi lebih dari 50 kg untuk memenuhi pesanan dari Depok, Bekasi, dan Jakarta.

Target selanjutnya adalah membuka sekolah keterampilan menjahit dan kuliner. “Saya ingin mengumpulkan anak-anak putus sekolah dan kurang mampu untuk diajarkan menjahit dan membuat produk kuliner,” ujarnya.[] ]]>